BOROBUDUR VERSI AL-QUR’AN

•April 10, 2012 • Leave a Comment

  Bani Israel itu masih keturunan Suku Jawa, buktinya ibukota Israel pake nama : Java Tel Aviv, Mahkota Rabbi Yahudi yang menjadi imam Sinagog pake gambar Rumah Joglo Jawa. Yang disebut Jawa adalah seluruh Etnik Nusantara yang dulunya penghuni Benua Atlantis sebelum dikirim banjir besar oleh Allah SWT, setelah banjir besar benua ini pecah menjadi 17.000 pulau yang sekarang disebut Indonesia, hanya beberapa etnik yang masih tersisa, selebihnya menjadi cikal bakal bangsa dunia antara lain bangsa India, Cina ( termasuk Jepang ), Eropa, Israel, Arab, dan Indian . Dalam bahasa Jawa Kuno, arti jawa adalah moral atau akhlaq, maka dalam percakapan sehari-hari apabila dikatakan seseorang dikatakan : “ora jowo” berarti “tidak punya akhlaq atau tidak punya sopan santun”, sebutan jawa ini sejak dulunya dipakai untuk menyebut keseluruhan wilayah nusantara, penyebutan etnik2 sebagaimana berlaku saat ini adalah hasil taktik politik de vide et impera para penjajah. Sejak zaman Benua Atlantis, Jawa memang menjadi pusat peradaban karena dari bukti2 fosil manusia purba di seluruh dunia sebanyak 6 jenis fosil, 4 diantaranya ditemukan di Jawa. Menurut “mitologi jawa” yang telah menjadi cerita turun temurun, bahwa asal usul bangsa Jawa adalah keturunan BRAHMA DAN DEWI SARASWATI dimana salah satu keturunannya yang sangat terkenal dikalangan Guru Hindustan (India) dan Guru Budha (Cina) adalah Bethara Guru Janabadra yang mengajarkan “ILMU KEJAWEN”. Sejatinya “Ilmu Kejawen” adalah “Ilmu Akhlaq” yang diajarkan Nabi Ibrahim AS yang disebut dalam Alqur’an “Millatu Ibrahim” dan disempurnakan oleh Nabi Muhammad SAW dalam wujud Alqur’an dengan “BAHASA ASLI (ARAB)”, dengan pernyataannya “tidaklah aku diutus, kecuali menyempurnakan akhlaq”. Dalam buku kisah perjalanan Guru Hindustan di India maupun Guru Budha di Cina, mereka menyatakan sama2 belajar “Ilmu Kejawen” kepada Guru Janabadra dan mengembangkan “Ilmu Kejawen” ini dengan nama sesuai dengan asal mereka masing2, di India mereka namakan “Ajaran Hindu”, di Cina mereka namakan “Ajaran Budha”. Dalam sebuah riset terhadap kitab suci Hindu, Budha dan Alqur’an, ternyata tokoh BRAHMA sebenarnya adalah NABI IBRAHIM, sedang DEWI SARASWATI adalah DEWI SARAH yang menurunkan bangsa2 selain ARAB. Bukti lain bahwa Ajaran Budha berasal dari Jawa adalah adanya prasasti yang ditemukan di Candi2 Budha di Thailand maupun Kamboja yang menyatakan bahwa candi2 tsb dibangun dengan mendatangkan arsitek dan tukang2 dari Jawa, karena memang waktu itu orang Jawa dikenal sebagai bangsa tukang yang telah berhasil membangun “CANDI BOROBUDUR” sebagai salah satu keajaiban dunia. Ternyata berdasarkan hasil riset Lembaga Studi Islam dan Kepurbakalaan yang dipimpin oleh KH. Fahmi Basya, dosen Matematika Islam UIN Syarif Hidayatullah, bahwa sebenarnya “CANDI BOROBUDUR” adalah bangunan yang dibangun oleh “TENTARA NABI SULAIMAN” termasuk didalamnya dari kalangan bangsa Jin dan Setan yang disebut dalam Alqur’an sebagai “ARSY RATU SABA”, sejatinya PRINCE OF SABA atau “RATU BALQIS” adalah “RATU BOKO” yang sangat terkenal dikalangan masyarakat Jawa, sementara patung2 di Candi Borobudur yang selama ini dikenal sebagai patung Budha, sejatinya adalah patung model bidadara dalam sorga yang menjadikan Nabi Sulaiman sebagai model dan berambut keriting. Dalam literatur Bani Israel dan Barat, bangsa Yahudi dikenal sebagai bangsa tukang dan berambut keriting, tetapi faktanya justru Suku Jawa yang menjadi bangsa tukang dan berambut keriting ( perhatikan patung Nabi Sulaiman di Candi Borobudur ). Hasil riset tsb juga menyimpulkan bahwa “SUKU JAWA” disebut juga sebagai “BANI LUKMAN” karena menurut karakternya suku tsb sesuai dengan ajaran2 LUKMANUL HAKIM sebagaimana tertera dalam Alqur’an.Perlu diketahui bahwa satu2nya nabi yang termaktub dalam Alqur’an, yang menggunakan nama depan SU hanya Nabi Sulaiman dan negeri yang beliau wariskan ternyata diperintah oleh keturunannya yang juga bernama depan SU dan meninggalkan negeri bernama SLEMAN di Jawa Tengah. Nabi Sulaiman mewarisi kerajaan dari Nabi Daud yang dikatakan didalam Alqur’an dijadikan Khalifah di Bumi ( menjadi Penguasa Dunia dengan Benua Atlantis sebagai Pusat Peradabannya), Nabi Daud juga dikatakan raja yang mampu menaklukkan besi (membuat senjata dan gamelan dengan tangan, beliau juga bersuara merdu)dan juga menaklukkan gunung hingga dikenal sebagai Raja Gunung. Di Nusantara ini yang dikenal sebagai Raja Gunung adalah “SYAILENDRA” ( Syailendra menurut Dr. Daoed Yoesoef berasal dari kata saila dan indra, SAILA = RAJA dan INDRA = GUNUNG).

Rincian tambahan

Sudah menjadi keniscayaan sejarah, bahwa kemenangan Islam tahap pertama waktu “FUTTUL MAKKAH” dimana Nabi Besar Muhammad SAW. bersama orang2 beriman dengan konsisten melaksanakan perintah shalat sebagai kunci kemenangan dengan kondisi susah air, lalu Allah memberinya “SUMUR ZAM ZAM” yang penuh berkah, maka “FUTTUL MAKKAH KEDUA” akan terjadi melalui Indonesia, negeri yang penuh berkah dengan persediaan air tak terbatas ( zam zam di luar Makkah ). Dari Indonesialah pada suatu masa nanti akan bersatu sebuah kekuatan besar yang diinspirasi dari kekuatan spiritual Ibrahim, Daud, Sulaiman dan Muhammad SAW yang akan memenangkan Islam atas Zionis Israel dan para pendukungnya.

Sungguh tidak banyak yang mengetahui bahwa simbul-simbul Islam banyak ditemukan di Borobudur. Karena sudah sejak lama, borobudur menjadi klaim hindu/budha. Ekspedisi Melintas Dua Shubuh bersama KH Fahmi Basya sungguh menakjubkan. Hasil penelitian beliau telah menemukan adanya indikator-indikator bahwa kisah Nabi Sulaiman dan ratu Saba ada di Borobudur dan Ratu Boko. Sleman berasal dari Sulaiman. Wonosobo berasal dari Hutan (ratu) Shaba. Lihat pula relief-relief di sekitarBorobudur, disana sarat dengan cerita-cerita Nabi Sulaiman seperti burung Hud-hud, Tabut dan lain-lain. Allahu A’lam

Diposkan oleh di Selasa, April 03, 2012

memperbaiki flashdisk rusak

•March 9, 2012 • Leave a Comment

perbaikan flasdisk

Instal Windows 7 Menggunakan Flashdisk (USB)

•November 25, 2011 • 1 Comment

Kalau anda punya Netbook yang notabene tanpa disertai dengan sebuah Drive DVD, ada beberapa alternatif Instalasi Windows 7 di netbook anda.

  1. Mengkopi semua file Installasi ke Hardisk anda. Ini bisa anda lakukan bila anda berencana untuk menjadikan Netbook anda dual boot alias mempunyai dua sistem Operasi. Misalnya Windows XP di Drive C dan kemudian Windows 7 di Drive D.
  2. Menggunakan Eksternal DVD Drive
  3. Alternatif yang bisa dijadikan pilihan adalah Install Windows 7 dengan menggunakan Flashdisk.

Alternatif ketiga ini, telah diakomodir oleh Microsoft khusus bagi pemilik Netbook yang tidak dilengkapi dengan DVD drive, dengan sebuah utility khusus bernama Windows 7 USB/DVD Tool anda  bisa membuat sebuah Flashdisk bootable untuk keperluan Instalasi Windows 7 di Netbook anda.

  • Pastikan anda mendownload dan menginstall Windows 7 USB/DVD Tool, setelah itu sediakan sebuah Flashdisk (minimal yang 4GB).
  • Jalankan Windows 7 USB/DVD Tool kemudian pada kotak source tentukan lokasi file ISO dari Windows 7 anda (Kalau anda belum mempunyai file ISO Windows sebaiknya beli dulu di situs resmi Microsoft atau download di Situs File Sharing kesayangan anda)

  • Pilih USB untuk membuat sebuah bootable USB sekaligus Instalasi Windows 7 kemudian klik NEXT

Setelah selesai membuat sebuah USB Instalasi Windows 7, saat menginstal Windows 7 di Netbook anda. Pastikan juga urutan boot (di BIOS Netbook) telah dirubah dengan Boot dari USB Drive di posisi pertama. Langkah berikutnya tinggal ikuti petunjuk instalasi yang diberikan.

Sebuah catatan, agar lebih smooth alias bisa sedikit lancar dalam menggunakan Windows 7 di Netbook, sebaiknya memori minimum adalah 2GB. Sesuai pengalaman penulis, dengan menggunakan Asus EeePC 1000He (Prosesor Intel Atom N240 + Memori 2GB) performa Windows 7 ternyata lebih baik dan lebih maksimal dibandingkan dengan Windows XP. Jadi kalau Netbook anda masih menggunakan Windows XP, sudah saatnya mencoba Windows 7 dan rasakan perbedaan yang cukup signifikan.

Beda Windows 7 64-bit dengan Windows 7 32-bit

•November 25, 2011 • Leave a Comment

Beda Windows 7 64-bit dengan Windows 7 32-bit

 

Ketika akan mendownload Windows 7 mungkin anda pernah mengalami sedikit bingung, karena ada Windows 7 32-bit dan Windows 7 64-bit. Lalu mana yang harus dipilih dan cocok dengan Laptop atau komputer yang anda miliki? Selain itu mungkin juga anda sedikit bingung apa sih bedanya antara Windows 7 32-bit  dengan Windows 7 64-bit? Inilah pertanyaan umum yang sering muncul.
>> Apa sih keuntungan menjalankan Windows 7 64-bit  dibandingkan Windows 7 32-bit?

Jika anda sering bekerja dengan ukuran file yang besar-besar  dan memakan memori yang banyak (misal video editing) tentu saja Windows 7 64-bit akan menjadi pilihan yang terbaik karena akan memberikan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan Windows 7 32-bit. Seperti kita ketahui Windows 7 64-bit telah mensupport  memori sampai 192GB, sedangkan Windows 7 32-bit hanya 4GB untuk performa maksimum.  Keuntungan lain dari Windows 7 64-bit adalah dari segi keamanan, lebih aman dibandingkan Windows 7 32-bit, karena driver Windows 7 64-bit harus benar-benar tersertifikasi oleh vendor si pembuat hardware, jadi sangat sulit untuk disusupi oleh program jahat.
>> Apakah Laptop atau komputer saya bisa menjalankan Windows 7 64-bit?

Kalau anda baru membeli komputer sebuah komputer dengan teknologi terbaru dan terkini pada umumnya telah support dan mampu menjalankan Windows 7 62-bit, Kecuali jika prosesor yang anda gunakan merupakan prosesor yang lowend misal Laptop dengan Prosesor Intel Atom atau Intel Core Duo ke bawah. Namun jika anda menggunakan prosesor sekelas Intel Core 2 Duo maka bisa dipastikan bahwa komputer anda mampu dan bisa menjalankan Windows 7 versi 64-bit. Jika anda masih ragu-ragu ada baiknya guna program  Prosesor Identifikasi dari Intel untuk mengetahui apakah prosesor anda telah suppport Windows 7 64-bit  atau  tidak.
>> Bagaimana dengan Hardware lainnya misal Soundcard atau LAN Card?

Lihat tahun pembuatan dari hardware anda, apabila dibuat setelah adanya Windows Vista (3 tahun ke belakang) maka sudah bisa dipastikan hardware memang telah support Windows 7 64-bit, namun jika hardware yang anda pakai dibuat pada tahun-tahun sebelum Windows Vista hadir (misal tahun 2004 ke bawah), anda baiknya anda cek website dan vendor si pembuat hardware tersebut untuk mengetahui ada tidaknya driver untuk mensupport Windows 7 64-bit.
>>Apakah Driver untuk Windows 7 32-bit  bisa digunakan untuk Windows 7 64-bit

Jawabannya jelas sekali, Tidak. Windows 7 32-bit  mempunyai struktur yang berbeda Windows 7 64-bit.

>> Lalu bagaimana bila saya telah terlanjur menginstal Windows 7 64-bit sedangkan driver dari hardware yang saya miliki untuk Windows 7 32-bit?

Jangan kuatir dengan menggunakan Windows XP Mode (Virtual Mechine) di Windows 7  anda bisa menggunakan driver Windows 7 32-bit meski komputer anda telah terinstal Windows 7 64-bit
>> Bisakah saya menjalankan program Windows 32-bit di Windows 7 64-bit?

Dengan adanya teknologi WOW alias Win 32 on Win64 di Windows 7 tentu saja anda masih bisa menjalankan program Windows 32-bit di Windows 7 64-bit


>> Apakah bisa mengupgrade Windows 7 32-bit ke Windows 7 64-bit?

TIDAK. Untuk menginstall Windows 7 64-bit dari Windows 7 32-bit anda harus melakukan Installasi penuh alias tidak bisa mengupgrade langsung Windows 7 32-bit ke Windows 7 64-bit.

Wahai anakku

•September 20, 2011 • Leave a Comment

Wahai anakku …kutulis risalah ini…
dari tangan seorang Ibu… yang merana …

yang ditulisnya dengan rasa malu …

dalam kegelisahan dan

lamanya penantian…
Lama dipegangnya pena ini…

hingga berlinang air matanya…

Wahai anakku…! Telah senja kini usia ibu dan ibu melihat dirimu telah beranjak dewasa…

telah sempurna akal dan telah matang pikiranmu…

Anakku diantara hak ibu…sudi kiranya engkau membaca surat ibu ini,

namun bila engkau enggan wahai anakku…

robeklah surat ibu ini sebagaimana

engkau telah merobek robek hati ibumu ini…!

Wahai Anakku 18 tahun yang silam

kebahagiaan yang paling besar,

ibu rasakan dalam hidup ibu…!
Tatkala dokter mengabarkan

kehamilan ibu… dan setiap Ibu wahai anakku…,
Sungguh telah mengetahui makna kalimat itu dengan baik

Sungguh itu merupakan kebahagian dan kegembiraan…

dan mulainya awal kepayahan dan perubahan dalam tubuh ibu…
Setelah berita kegembiraan ini…, ibu mengandungmu selama 9 bulan
dengan penuh kebahagiaan,

ibu bangkit, tidur dan makan dengan penuh kesulitan.
Dan ibupun bernapas dengan kepayahan
. Namun semua kesulitan dan kepayahan ini tidak mengurangi sedikitpun rasa cinta ibu kepadamu… dan sayang ibu padamu…

Bahkan cinta kasih ibu semakin bertambah padamu, dengan berjalannya waktu

kian bertambah besar rasa rindu

ibu menanti kehadiranmu…

Ibu mengandungmu anakku dengan penuh kepayahan…dan rasa sakit yang tidak terkira…!

Betapa gembiranya diri ibu tatkala ibu rasakan pergerakanmu…, dan bertambah pula kebahagiaan

ibu tatkala ibu rasakan bertambah berat tubuhmu yang tentunya membuat berat bagi diri ibu…
Sungguh inilah kepayahan yang panjang ibu rasakan…!

Datang malam-malam dimana ibu tidak dapat tertidur…,dan kedua mata ibu pun tak kuasa untuk dipejamkan…!
Anakku…ibu rasakan rasa sakit, kegelisahan dan rasa takut yang mencekam yang tak bisa ibu ungkapkan dengan pena ini…dan ibu katakan dengan ungkapan lisan

Hingga ibu melihat dengan kedua mata ibu seakan-akan kematian akan menjemput diri ibu sampai akhirnya… kamu terlahir ke dunia.
Air mata kepedihan ibu terpancar bersamaan dengan jerit tangismu… hilanglah semua rasa sakit dan kepedihan…

Wahai anak ku…telah berlalu masa-masa dimana ibu menina bobokanmu didada ibu… dan ibu memandikan dirimu dengan kedua tangan ibu…kujadikan pangkuan ibu sebagai ranjang bagimu dan susuan ibu sebagai makanan untuk mu..

Ibu terjaga sepanjang malam agar kamu dapat tertidur pulas… dan ibu berlelah diri disiang hari untuk kebahagian dirimu. Kebahagian ibu…tatkala kamu meminta sesuatu pada ibu dan segera ibu penuhi pintamu…, itulah puncak tertinggi kebahagian ibu….!

Telah lewat malam-malam dan telah berlalu hari demi hari.
Demikian ibu lakukan semua itu untuk kebahagianmu, melayanimu sepenuhnya dan tidak melalaikanmu, menyusuimu tiada henti-hentinya dan merawatmu tanpa ada rasa kebosanan, hingga bertambah besar tubuhmu…

Tibalah masa keremajaan mu, dan tanda-tanda kedewasaan mu pun telah tampak pada dirimu.
Hingga ibu mencarikan untuk mu seorang wanita yang kamu inginkan untuk kamu nikahi.

Dan tibalah waktu pernikahan mu yang membuat sedih hati ibu…, berlinang airmata ibu karena kebahagian dengan lembaran hidup barumu…, bercampur duka yang dalam karena akan berpisah dengan mu.

Wahai anak ku…. Ibu tidak menuntut apa dari mu…, jadikan diri ibu layaknya sahabat yang kamu miliki, jadikanlah diri ibu wahai buah hati ku salah satu tempat persinggahan mu yang senantiasa kamu kunjungi setiap bulan walau hanya sesa’at

Wahai anak ku…gemetar seluruh tubuh ibu, lemah kurasakan badan ibu karena sakit yang ibu derita, berbagai penyakit silih berganti mampir pada ibu.

Ibu tidak mampu berdiri melainkan dengan kesulitan dan ibu tidak mampu untuk duduk melainkan dengan kepayahan dan senantiasa hati ini dipenuhi dengan rasa rindu akan cinta dan sayang mu.

Apabila suatu saat ada orang yang memuliakan dirimu, niscaya kamu akan memujinya karena perlakuannya terhadap dirimu, dan kebaikan sikapnya kepada dirimu.
Dan ibu mu ini wahai anak ku…lebih banyak berbuat kebaikan pada dirimu dan berlaku ma’ruf padamu hingga tidak dapat dibalas dengan apapun jua…!

Ibu telah merawatmu, melayani semua kebutuhan mu bertahun-tahun lamanya. Manakah balasan mu…?
Apakah setelah semua ini…hatimu menjadi keras…?
Dan berlalunya waktu kian membuat dirimu jauh dari ibu…?

Wahai anak ku… acap kali ibu mengetahui kamu bahagia dalam hidupmu, bertambah pula kebahagiaan dan kegembiraan ku, namun betapa herannya Ibu pada dirimu anak ku…, yang telah ibu besarkan dengan kedua tangan ibu, beratkah langkah kaki mu untuk mengunjungi ibu…?

Berikanlah ibu sedikit saja rasa belas kasih dan sayang mu.
Berbuat baiklah kepada diri ibu wahai anak ku… karena sesungguhnya Allah akan memberikan balasan (kebaikan) kepada orang yang berbuat baik…!

Wahai anak ku… tidak ada yang ibu inginkan di dunia ini selain melihat wajah mu… tidak ada yang ibu inginkan selain itu, biarkanlah ibu menatap wajah mu, meredakan amarah mu.

Wahai anak ku…bergetar keras degub jantung ibu, berlinang deras airmata ibu… melihat dirimu hidup bahagia tercukupi. Senantiasa manusia memperbincangkan akan kebaikan mu, kedermawanan dan kemuliaan mu.

Wahai anak ku… apakah kiranya hati mu masih memiliki seberkas rasa belas kasih terhadap seorang wanita yang renta dan lemah ini…?
Yang hatinya diliputi dengan kerinduan dan diselimuti dengan kesedihan.

Ibu tidak akan mengadukan kepedihan ini, dan belum terhapus kedukaan ini, karena bila naik menembus awan-awan mengetuk pintu-pintu langit, niscaya bala akan datang pada mu, berbagai keburukan menghampiri mu dan musibah besar akan menimpa mu.

Tidak…! Tidak akan mungkin ibu lakukan hal tersebut.
Wahai anak ku, kamu akan senantiasa menjadi buah hati ibu, penyejuk pandangan ibu dan kebahagiaan dunia ibu

Sadarlah anak ku…, rambut putihmu mulai tampak, telah berlalu waktu dan masa yang panjang menjadikan dirimu mulai menua.
Anak ku…, bukankah balasan itu sesuai dengan perbuatan…?

Niscaya kamu akan menulis surat ini kepada anak mu dengan linangan air mata sebagaimana ibu menulis surat ini untuk mu.

Wahai anak ku… takutlah kepada Allah… hentikan tangisnya, hapuslah kedukaannya.
Setelah itu jika kau inginkan sobeklah suratnya…

Dan ketahuilah anak ku “barang siapa mengamalkan kebaikan maka kebaikan itu untuknya dan barang siapa yang berbuat keburukan maka keburukan itu akan kembali padanya…

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
وَقَضَى رَبُّكَ أَلا تَعْبُدُوا إِلا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلاهُمَا فَلا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلا كَرِيمًا (٢٣)

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. jika salah seorang di antara keduanya atau Kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya Perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka Perkataan yang mulia ( Q.S. AL Israa’ : 23 )

sekilas tentang subnet mask

•September 20, 2011 • 2 Comments

klik SUBNET MASK

Gerakan Islam Transnasional dan pengaruhnya di Indonesia

•September 20, 2011 • Leave a Comment

GERAKAN ISLAM

1. Gerakan Islam transnasional masih akan terus berkembang luas di masyarakat Indonesia.

2. Akan menggerogoti basis-basis gerakan Islam lokal. Basis Muhammadiyah di perkotaan umpamanya, sekarang ini sedang digerogoti oleh jamaah Ikhwan dan HT. Jamaah tabligh mengerogoti beberapa konstituen penting NU di perkotaan. Sedangkan gerakan salafi, berusaha mengambil jamaah NU puritan dengan pendekatan pesantren. Adapun Jamaah Tabligh sedang mengincar komunias-komuntas sufi.

3. Untuk sementara ini, konflik besar antara gerakan Islam lokal dan gerakan Islam Transnasional memang belum terjadi. Namun, letupan-letupan kecil sudah terjadi, seperti kasus di NTB.

4. Sesama jaringan internasional di Indonesia ternyata terlibat ketegangan yang kuat. Jamaah Ikhwan umpamanya, tidak pernah bertemu dengan HT. Sedangkan Salafi sangat getol mengecam gerakan Ikhwan, HT, maupun Jamah Tablig.

5. Meskipun terjadi persaingan yang serius, semua gerakan transnasional tersebut ternyata bertemu dalam agenda terwujudnya pemerintahan Islam. Kecuali Salafi Dakwah dan Jamaah Tablig yang, untuk sementara, bersifat apolitik.

6. Apabila melihat kecenderungannya, maka jamaah Ikhwan, HT dan Syiah tampaknya paling berpotensi untuk terus membesar. Ketiga jaringan ini untuk masa yang akan datang menjadi saingan serius gerakan Islam lokal.

7. Gerakan Islam lokal (Sunni moderat) tampaknya paling ketinggalan dalam kompetisi global ini. Hal ini karena, gerakan Islam lokal semata-mata berbasis nation-state dan tidak mempunyai jaringan internasional yang kuat.

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.